tugass…..

Februari 21, 2009 oleh kawazoekaito

tugas e pak alland,,
wakakakaka,,,

neh q kutip dare abang komenk nun jaoh di mato sana

Februari 3, 2009 oleh kawazoekaito

Perang Strategy Honda-Yamaha 2009
Februari 3, 2009 · & Komentar

Selama Gue berada di Jepang, tidak ada orang yang membicarakan Honda vs Yamaha, yang rame dibicarakan justru krisis ekonomi global dan pengaruhnya terhadap beberapa perusahaan multinasional raksasa Jepang. Beberapa diantaranya memang adalah perusahaan otomotif, tapi bukan motor seperti di Indonesia, melainkan mobil. Dimana penarikan diri Honda dari keikut-sertaannya selama beberapa tahun ini di F1 telah menjadi pembicaraan yang cukup meresahkan harga diri banyak masyarakat di Jepang. Memang rasa Nasionalisme masyarakat Jepang sangat tinggi, bahkan pada generasi mudanya yang dari luar selama ini gue sangka cuek dan sangat ekspresif dengan berbagai dandanan cosplay-nya. Heuh….ternyata gue salah 1000%…Generasi Muda Jepang yang kelihatan sangat acuh dan eksentrik itu juga langsung berapi-api, manakala pembicaraan sudah sedikit menjurus kearah harga diri Jepang dalam kasus penarikan diri Honda dari F1 yang selama ini gue anggap hal kecil yang mungkin bagi sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan tak berarti. Sedangkan kalau Gue singgung masalah Honda motor vs Yamaha Motor, ternyata hanya generasi tua yang tahu.

Dalam histories dunia otomotif roda 2 Jepang pernah terjadi masa perang Yamaha vs Honda di beberapa dekade yang lalu. Perang Honda vs Yamaha yang terkenal dengan “Price War Honda vs Yamaha” ini menyisakan sejarah kelam bagi Industri roda 2 Jepang. Khususnya bagi kubu Yamaha yang sangat terpukul karena peristiwa ini. Lalu….apa hubungannya dengan perang Honda vs Yamaha di Indonesia?

Cut…bentar….

Gue baru merasakan betapa ramenya pembicaraan Honda vs Yamaha motor ketika come back di Indonesia. Heuh…teman-teman bikers pada antusias membicarakan bagaimana jadinya Honda vs Yamaha di 2009 ini. Strategy apalagi yang akan dipakai kedua kubu ini?

Oke Back…to the last topic.

Yap…hubungan histories Price War yang pernah terjadi di Jepang, dengan persaingan Honda vs Yamaha di Indonesia?

Seperti yang kita ketahui bersama, selama 2008 ini Honda banyak me-lauch produk barunya untuk memperkuat image baru Honda AHM new generation, dimana banyak perubahan radikal di dalam tubuh management Honda motor Indonesia. Berbagai revolusi Inovasi dilakukan, termasuk dalam mengeluarkan beragam produk baru yang inovatif dan keluar dari pakem Honda Konservatif yang lampau. Selama 2008 Honda Indonesia di tangan management AHM, telah mati-matian mempertahankan share dari kubu Yamaha dengan berbagai cara. Mulai dengan banyaknya peluncuran produk baru, building new image, strategy aktivitas promosi yang copy paste Yamaha dengan power yang lebih besar tentunya, hingga diskon dan melakukan re-pricing strategy pada beberapa type produknya. “RE-PRICING” mhmmm jadi mulai sedikit terasa DE-JAVU dengan kondisi price war di Jepang ya?….gak pa-pa kok…Honda khan menang di POWER….bayangkan telah berkuasa lebih dari 30 tahun di Indonesia. Cash-Flownya kuat…Kalo di adu jual beli pukulan ala pertandingan full body contact, pasti menang ! lawan keok duluan kalo urusan power yang di adu.

Bagaimana dengan Yamaha selama 2008 ini? Urusan produk baru….payah, urusan discount biasa aja, strategy aktivitas promosi emang lebih ditonjolin, soalnya selalu di copy paste competitor…mau gak mau harus “semakin di depan”. Building Brand Image? Terasa semakin konservatif ala Honda tempo dulu. (baca juga Honda semakin Yamaha, dan Yamaha semakin Honda). Urusan Re-Pricing…? Jangan Harap!!! Para petinggi Yamaha Jepang udah “Kapok tujuh turunan” karena” Price War” di Jepang yang membuat Yamaha Motor Company nyaris gulung tikar. Nah…karena kapasitas produksinya mentok di tahun 2008 yang lalu, mau gak mau..ya Yamaha harus focus pada strategy marketingnya yang Defend habis-habisan dari serangan maha aggressive Honda. Segala strategi marketing digunakan dengan segala daya upaya untuk mempertahankan share yang telah dikuasai di awal tahun 2008. Walau beberapa diantara strategi Yamaha tersebut adalah konsep yang setengah matang dan diimplementasikan dengan tergesa-gesa dan sedikit serampangan. Paling tidak Yamaha boleh dikatakan berhasil mempertahankan pasar yang semakin dinamis tanpa amunisi produk baru yang revolusioner.

Memang saat terjadi Global Crisis yang mulai menyentuh Indonesia di September 2008 telah memberikan keunggulan Change of Condition bagi Yamaha Indonesia. Kondisi Demand motor yang turun drastis seperti menunjukkan betapa sales power Yamaha yang sesungguhnya sedikit terkuak. Masalah stok produksi yang kurang selama tahun 2008 ini tak lagi menjadi kendala di bulan November dan December 2008. Alhasil pada bulan November dan December 2008 lalu terlihat keunggulan share pada Yamaha.

Nah…saatnya meluncur pada topic pokok artikel ini;

Bagaimana strategy mereka menghadapi tahun 2009 ini?

Honda tetap akan berada dan Fokus di jalurnya yang baru…Urusan Segmentasi dan Fitting Produk sangat Jempolan, bahkan posisioning produk, terutama produk-produk barunya semakin jelas dan kuat. Honda menyadari dari siapa/konsumen yang bagaimana dia telah besar selama ini, dan sekaligus Honda menyadari terjadinya pergeseran karakter konsumen yang semakin ekspresive dan modern. Lini Produk Honda yang baru semakin memperhitungkan dengan matang peta-peta karakter konsumen motor Indonesia. Honda berambisi meraup dan mewadahi ekspektasi setiap konsumen di semua segmentasi karakter tersebut dengan beragam model dan type produknya. Lihat betapa bagusnya Honda mengatur bidak-bidak motor barunya. Di kelas 110cc sangat jelas terlihat dimana segment premium yang lebih berkarakter ekspresif-modern di-isi dengan Blade 110R yang aggressive, sedangkan di segment regular yang berkarakter lebih konserfatif-follower diisi dengan Absolute Revo 110 yang anggun, multi fungsi dan multi user. “Suka yang ekspresif disediakan yang special, masih mau yang konservatif-pun diladeni dengan sepenuh hati.” Lengkap!!!

Masalah Pricing Strategy…Honda mulai hati-hati, tetapi tetap berani menantang Yamaha yang pasti akan KO kalau terpancing melayani niat “Baik” Honda ini…Heu…heu…heu. Sedangkan Aktivitas promosi baik BTL maupu ATL, Honda akan habis-habisan meladeni Yamaha. Terutama dalam masalah Branding dan Image dimana Yamaha sebagai penantang agak sedikit diuntungkan dalam kasus ini. Soal Produk baru? Inilah kekuatan Honda, dan tentu saja Honda menyadari hal ini. Jurus ala Nokia yang menguasai pasar dengan beragam produk baru yang customize dan selalu up date jadi inspirasi bagi management AHM Honda Indonesia. So pasti tahun 2009, Honda akan tetap mengelontor pasar roda 2 Indonesia dengan beragam produk barunya. Uhuuuuuuuuuuuuy khan!!!

Lalu bagaimana dengan Yamaha menghadapi persaingan di tahun 2009?

Rupanya keunggulan Yamaha selama ini, yaitu factor produk dan value for money telah habis-habisan dirampas Honda selama tahun 2008 lalu. Untungnya secara prefektif Brand Image, justru Yamaha diuntungkan dengan semakin baiknya image brand mereka menurut survey beberapa lembaga independent. Bahkan beberapa hasil survey menempatkan Brand Image Yamaha sudah sedikit menang tipis diatas Honda.

Mampukah Yamaha melawan Raksasa yang telah bangun? Jika mau berperang habis-habisan di Produk, Yamaha sadar usaha ini akan sangat meletihkan dan berkepanjangan dengan menguras keringat darah mereka. Apakah mampu melawan adu life cycle produk baru yang semakin cepat saja. Bagaimana dengan cash flow yang terbatas? akan mampukah menandingi power serta resistensi lawan yang memiliki cashflow jauh lebih kuat. Sia-sia…itu mungkin kata yang paling tepat. Eit bukan berarti Yamaha tidak akan berbenah di produknya, Gue yakin Yamaha akan tetap fight untuk meluncurkan berbagai produk baru di tahun 2009 ini. Apalagi YMC Jepang akan mensupport penuh YMKI di tahun 2009 ini. Yeah…beberapa produk baru Yamaha akan meramaikan pasar motor Indonesia di tahun 2009 ini. Sure….karena YMKI sudah mensiapkan mental bertempur habis-habisan di tahun 2009 ini. Sedikit gambaran saja, YMKI pastinya akan mempertahankan kategori matic-nya dengan jagoan baru, memperkuat kategori sport dengan berbagai produk baru dan penyempurnaan produk terdahulu. Dan tentu saja kategori bebek yang sudah habis-habisan di serang oleh Honda juga akan di maintance dengan produk baru yang isunya udah gue muat sejak lama, yaitu New Jupiter Z.

Lalu kalo di factor produk Yamaha tidak dapat menang dari Honda, bagaimana kiat Yamaha untuk memenangkan pertempuran di tahun 2009 ini?

Jawabannya tidak muluk-muluk. Diawal tahun ini YMKI udah teriak-teriak kepada seluruh jaringannya di Indonesia untuk “rapatkan barisan”, dalam artian tentu saja selama ini Yamaha Indonesia menilai dalam tubuh Yamaha sendiri belumlah maksimal dalam hal kerja sama dan kekompakan dalam memperjuangkan merk Yamaha menjadi Brand Motor nomer satu di Indonesia. Rantai komando masih buruk jika dibandingkan dengan Honda yang jauh lebih solid.

Hal kedua adalah di sales factor!!!. Yamaha akan men-develop suatu system salesman yang selama ini masih jauh lebih inferior dari kompetitornya. Yamaha percaya di saat terjadi penurunan demand motor di Indonesia, salesman adalah kunci suksesnya. Pada saat krisis tahun 98, Yamaha berhasil memperkuat posisinya pada tahun-tahun berikutnya dengan kunci produk low price-nya yaitu Vega R, saat demand motor turun lagi di tahun 2005, justru sales Yamaha tetap growth naik karena kunci produk maticnya yang laris manis, yaitu Mio. Tetapi tahun 2009 ini, kunci kemenangan bukan lagi di produk, tetapi salesman. Why? Karena dengan perlawanan produk yang luar biasa hebat dari Honda, salesmanship system adalah satu-satunya kunci kemenangan yang masih dapat di raih oleh Yamaha. Saat demand motor turun, walk in ke dealer pasti turun. Maka salesman yang menyerang aktif untuk meraih konsumen yang masih belum menentukan keputusan pembelian adalah gerakan yang sangat efektif untuk membungkam lawan. Faktor terpenting untuk memenangkan persaingan di tahun 2009 adalah dengan meraup konsumen kompetitor. Demand makin turun, kalau mau penjualan tetap naik, ya curi saja konsumen competitor!!!

Selesai soal strategi…

Gambaran Gue…

mhmmm chance Yamaha untuk melakuan dan implementasi salesmanship system yang baik masih kecil, karena dalam hal salesmanship system, sampai saat ini Yamaha masih meraba-raba, lain halnya dengan Honda yang sudah terkonsep dengan jelas dan terarah…walau masih konservatif banget menurut pandangan Gue. Yah..kunci kemenangan tahun 2009 Cuma ada dua factor penting, yaitu:

* Produk yang Value for Money-nya ter- baik, karena di saat krisis seperti ini, konsumen semakin pemilih. Konsumen akan memilih produk yang semakin ekonomis tetapi memiliki standart mutu yang semakin baik dan inovatif. Konsumen pilih yang murah, tetapi tuntutan mereka terhadap produk bukannya turun, tetapi semakin tinggi.
* Sales sistem yang mampu meraih dan merebut konsumen competitor disaat demand yang semakin turun ini.

Sekian gambaran strategi menghadapi tahun 2009 yang semakin kompetitif menurut versi Gue, tak terasa sudah panjang lebar Gue menulis di artikel kali ini. Yah itung-itung media bales dendam atas lamanya cuti gak posting artikel selama Gue liburan. Rangkeeep aja biar puuuuas.

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy dulu ahhh!!

cowry bang kom!!hwehe

hehehehe

Februari 3, 2009 oleh kawazoekaito

my first blog!!!!

Hello world!

Februari 2, 2009 oleh kawazoekaito

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!